header

1.

Sylvia Husna Rahmani.

2.

KHOIRUL IHWAN NUR FADLI.

3.

Kristiarso.

4.

ADI PRAYOGI.

5.

LIANA ZAKIYATUL INSANI.

6.

Uswatul Khasanah.

7.

Amaria Rizqa Fathia.

8.

SYIFA DWI SAFITRI.

9.

DEWI SUNDARI.

10.

BENY MAULANA MUBAROK.

1.

An introduction on Javanese Chronogram.

2.

Pengaruh psikologi selama WFH terhadap produktivitas kerja pustakawan di lingkungan PDDI-LIPI.

3.

Jejak-jejak pengabdian : langkah kami di masa pandemi.

4.

Setitik abdi di tengah pandemi : sejuta harapan untuk perubahan.

5.

Desain kurikulum : pembelajaran qur'an hadits mix model KTSP-kurikulum 2013 untuk tingkat MI dan MTs di Banyumas.

6.

Evaluasi kinerja fitur perpanjangan mandiri aplikasi senayan library management system ( SLiMS) di UPT Perpustakaan Andalas.

7.

Mahasiswa bisa apa? : partisipasi mahasiswa dalam pembangunan masyarakat desa.

8.

Sistem politik Indonesia.

9.

Konsep dan pengembangan pembelajaran IPS.

10.

Pendidikan karakter : teori & praktik.

E-RESOURCES

2020-06-02

5 Alasan Unik Berkunjung ke Perpustakaan

UPT Perpustakaan IAIN Purwokerto berada di lokasi yang sangat strategis jika dilihat dari landskip kampus dan juga jalur sirkulasi civitas akademiknya. Tidak aneh jika perpustakaan ini menjadi salah satu destinasi ilmiah dengan tingkat kunjungan yang selalu meningkat di tiap tahunnya.

Seperti pada umumnya, pemustaka datang dan berkunjung ke perpustakaan memiliki tujuan dan alasan membaca, berdiskusi, mengerjakan tugas atau meminjam koleksi. Namun, apa boleh dikata, seiring dengan orientasi dan kebutuhan yang terus berubah, terkadang perpustakaan “harus” menampung berbagai aspirasi kebutuhan di luar kelaziman yang kemudian penulis istilahkan sebagai 5 alasan unik berkunjung ke perpustakaan. Hal ini menarik untuk diangkat dalam tulisan ini sebagai bahan masukan berharga dalam rangka pengembangan konsep pelayanan perpustakaan pada umumnya, dengan mengambil pengalaman khusus di UPT Perpustakaan IAIN Purwokerto.

Informasi ini bersumber dari pengalaman langsung petugas, masukan pemustaka baik secara lesan, maupun digital yang sudah tersedia melalui website dan media sosial berupa massager facebook maupun story instagram @perpustakaaniainpwt. Ada 5 alasan unik pemustaka yang dapat penulis rangkum sebagai alasan berkunjung ke perpustakaan, yaitu:

  1. Penitipan Barang. Perpustakaan menyediakan loker dengan maksud agar pemustaka tidak membawa jaket, tas dan makanan ke dalam ruang baca. Loker yang sebelumnya disediakan unutk menimpan tas, jaket atau benda lain yang tidak diperkenankan masuk ke ruang koleksi dengan alasan keamanan dan sebagainya ini kemudian beralih fungsi sebagai tempat penyimpanan umum. Oleh karena itu, perlu untuk diketahui oleh semua pemustaka bahwa teknis peminjaman loker terkontrol oleh system.Sebagaimana peraturan yang berlaku, peminjaman loker paling lama adalah pada hari dan jam layanan hari berjalan. Konsekwensinya, kunci loker tidak bisa dibawa pulang dan tertinggal di tempat tinggal pemustaka. Jika ini terjadi maka data mahasiswa tercatat di system, dan yang bersangkutan akan dikenai sangsi denda sesuai aturan yang berlaku dan tertera pada kartu kunci loker.
  2. Foto (selfi). Sejak 10 Februari 2017 UPT Perpustakaan IAIN Purwokerto resmi menempati gedung baru dengan 5 lantai. Desain gedung dan furniture yang menarik membuat pemustaka berlomba-lomba untuk berfoto. Tangga, dinding kaca ruang sirkulasi dan referensi serta wastafel toilet menjadi spot favorit pemustaka. Melihat fenomena ini, UPT Perpustakaan menambah spot foto yang tak kalah menarik dengan background khas dan tambahan properti dengan tulisan-tulisan menarik di lantai 1 depan Hall Perpustakaan.
  3. Tidur Siang. Penatnya perkuliahan membuat sebagian pemustaka menyengaja dating ke perpustakaan untuk melepas Lelah. AC yang dingin, suasana yang tenang, sofa dan karpet yang empuk membuat pemustaka yang awalnya hanya ingin rebahan menjaditertidur pulas. Ruang Carrel lantai 3, space BI Corner dan Bookless Library menjadi tempat favorit pemustaka untuk tidur siang.
  4. Menunggu Jam Kuliah. Terkadang mahasiswa mendapatkan jam kuliah yang ada jedanya. Sebagian mahasiswa, memanfaatkan waktu jeda kuliah untuk mengunjungi perpustakaan. Banyak hal yang dilakukan oleh mahasiswa seperti memanfaatkan fasilitas Wi-Fi kampus untuk main game online, streaming drama korea atau berlancar di media sosial sambil ngadem di perpustakaan.
  5. Kegiatan UKM/Komunitas. Halaman depan perpustakaan, BI Corner dan ruang diskusi lantai 4 sering kali diramaikan dengan kegiatan mahasiswa. Perpustakaan dengan senang hati jika ada pemustaka yang dapat memanfaatkan ruang perpustakaan untuk kegiatan yang positif, Namun, ada baiknya jika ingin mengadakan kegiatan diperpustakaan jangan lupa sebelumnya izin terlebih dahulu ya ke kepala perpustakaan.

Itulah 5 alasan unik yang dapat penulis rangkum dari berbagai sumber. Manakah yang pernah kalian lakukan wahai para lib lovers? Apapun itu alasan kalian berkunjung dan memanfaatkan perpustakaan, ada harapan mulia dari pengelola perpustakaan, bahwa kalian adalah para intelektual yang berliterasi melalui perpustakaan, oleh karena itu, tetap jaga motivasi dan cinta perpustakaan. Sedikit terselip dalam harapan dan motivasinya, jadilah pemustaka bijak dengan tetap mematuhi peraturan yang ada. Ayo ke perpustakaan, Salam Literasi! (YS).


Back-kembali