header

1.

Sylvia Husna Rahmani.

2.

KHOIRUL IHWAN NUR FADLI.

3.

LIANA ZAKIYATUL INSANI.

4.

Kristiarso.

5.

ADI PRAYOGI.

6.

MUTIANI LATIFAH.

7.

NUR AZIZAH HASANAH.

8.

Uswatul Khasanah.

9.

Amaria Rizqa Fathia.

10.

SYIFA DWI SAFITRI.

1.

An introduction on Javanese Chronogram.

2.

Pengaruh psikologi selama WFH terhadap produktivitas kerja pustakawan di lingkungan PDDI-LIPI.

3.

Jejak-jejak pengabdian : langkah kami di masa pandemi.

4.

Setitik abdi di tengah pandemi : sejuta harapan untuk perubahan.

5.

Desain kurikulum : pembelajaran qur'an hadits mix model KTSP-kurikulum 2013 untuk tingkat MI dan MTs di Banyumas.

6.

Evaluasi kinerja fitur perpanjangan mandiri aplikasi senayan library management system ( SLiMS) di UPT Perpustakaan Andalas.

7.

Mahasiswa bisa apa? : partisipasi mahasiswa dalam pembangunan masyarakat desa.

8.

Sistem politik Indonesia.

9.

Konsep dan pengembangan pembelajaran IPS.

10.

Pendidikan karakter : teori & praktik.

E-RESOURCES

2019-12-05

Perpustakaan IAIN Purwokerto Habituasikan Budaya 5 S

Banner dengan wajah seorang pustakawan tersenyum kini selalu menyapa pengunjung Perpustakaan IAIN Purwokerto. Banner dengan ukuran 60 cm x 160 cm ini berdiri tegak di depan pintu masuk perpustakaan. Tak hanya banner, petugas pelayanan pun kini selalu dihiasi senyum, salam, sapa, sopan, dan santun setiap melayani pemustaka yang datang ke Perpustakaan IAIN Purwokerto.

Hal ini merupakan hasil dari pelaksanaan program habituasi  bertajuk 5S (senyum, salam, sapa, sopan, dan santun) yang diusung oleh salah satu CPNS Pustakawan IAIN Purwokerto, Ayuk Kusuma Ningrum, sebagai salah satu program on campus dari kegiatan Latihan Dasar CPNS Golongan III yang diselenggarakan bulan September sampai Oktober kemarin oleh Balai Diklat Semarang. 

Selain memajang banner, juga diadakan diskusi kelompok (FGD) yang mengusung tema pelayanan prima. Kegiatam tersebut diikuti oleh seluruh staff perpustakaan dan pustakawan Perpustakaan IAIN purwokerto. FGD tersebut  bertujuan untuk memotivasi pustakawan dan staff perpustakaan untuk selalu memberikan pelayanan prima kepada semua pemustaka.

Diskusi dalam kegiatan FGD tersebut berlangsung aktif karena setiap pustakawan dan staff dapat memberikan pendapat demi kemajuan dan pelayanan prima di Perpustakaan IAIN Purwokerto.

“Saya senang bisa saling bertukar informasi, pendapat, dan ide secara terbuka. Apalagi kami kan tugasnya di pelayanan yang setiap hari berinteraksi dengan pemustaka. Tiap pemustaka memiliki permasalahan yang berbeda-beda. Di forum itu permasalahan ini bisa didiskusikan dan mendapat pemecahan masalah pada saat itu juga,” tutur Hobby Saukhi, staff Perpustakaan IAIN Purwokerto.


Back-kembali