header

1.

Sylvia Husna Rahmani.

2.

KHOIRUL IHWAN NUR FADLI.

3.

Kristiarso.

4.

ADI PRAYOGI.

5.

LIANA ZAKIYATUL INSANI.

6.

NIDA AN KHOFIYYA.

7.

KHAFIDIN.

8.

MARLYANA RIZKA SAPUTRI.

9.

FIKROTUN NADHIFAH.

10.

HANIFAH NUHA HAPSARI.

1.

An introduction on Javanese Chronogram.

2.

Pengaruh psikologi selama WFH terhadap produktivitas kerja pustakawan di lingkungan PDDI-LIPI.

3.

Jejak-jejak pengabdian : langkah kami di masa pandemi.

4.

Setitik abdi di tengah pandemi : sejuta harapan untuk perubahan.

5.

Desain kurikulum : pembelajaran qur'an hadits mix model KTSP-kurikulum 2013 untuk tingkat MI dan MTs di Banyumas.

6.

Evaluasi kinerja fitur perpanjangan mandiri aplikasi senayan library management system ( SLiMS) di UPT Perpustakaan Andalas.

7.

Mahasiswa bisa apa? : partisipasi mahasiswa dalam pembangunan masyarakat desa.

8.

Sistem politik Indonesia.

9.

Konsep dan pengembangan pembelajaran IPS.

10.

Pendidikan karakter : teori & praktik.

E-RESOURCES

2018-01-22

UPT Perpustakaan Sinau Akreditasi Perpustakaan

Kamis, 21 Januari 2018 kemarin rombongan UPT Perpustakaan IAIN Purwokerto berkunjung ke UPT Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Purwokerto untuk Sinau Akreditasi Perpustakaan. Kunjungan ini disambut hangat dan bersahaja oleh segenap pengelola UPT Peprustakaan UMP yang dipimpin oleh Ibu Purwati. Sinau bareng ini mengambil tema “strategi meraih akreditasi A perpustakaan”.  

Hal ini dilakukan mengingat perpustakaan UMP tahun 2017 telah berhasil meraih akreditasi A untuk perpustakaanya. Maka sangat tepat jika UPT Perpustakaan IAIN Purwokerto yang memiliki sasaran mutu akreditasi “A” di tahun 2019 ini harus banyak belajar kepada pengelola perpustakaan UMP.

Dari hasil “sinau” bareng tersebut diperoleh informasi penting tentang rahasia keberhasilan akreditasinya tidak lain dipengaruhi banyak faktor diantaranya, pertama dukungan dan dorongan dari segenap pimpinan lembaga baik moril maupun materiil. Kedua, dilakukan oleh tim yang solid, teamwork dan kompeten. Ketiga, perlu persiapan yang matang baik waktu, berkelanjutan dan utama adalah pemahaman tentang akreditasi tersebut. Keempat, melalukan evaluasi diri sebagai parameter kelemahan dan kekuatan, kemudian ditindaklanjuti dengan pembenahannya.

Selain dorongan dari segenap pimpinan, pengelola perpustakaan UMP telah melakukan persiapan selama 1 (satu) tahun. Oleh karena itu maka tidak terlambat bagi pengelola UPT Perpustakaan IAIN Purwokerto untuk sesegera mungkin menyiapkan diri untuk akreditasi tahun 2019.

Tujuan dari akreditasi ini tentunya bukanlah mengejar pamor nilai dimata pimpinan maupun eksternal di masyarakat umum, melainkan untuk koreksi diri mereformasi kinerja dan pengelolaan perpustakaan yang lebih baik lagi.

Ada 9 komponen yang masuk dalam borang akreditasi yaitu:

  1. Layanan
  2. Kerjasama
  3. Koleksi
  4. Pengorganisasian
  5. SDM
  6. Gedung/ruang dan sarpras
  7. Anggaran
  8. Manajemen Perpustakaan
  9. Perawatan Koleksi

Kesembilan komponen ini secara total memiliki 87 indikator kunci denga bobot 100%. Untuk dapat memperoleh akreditasi A harus terkumpul skore minimal 390.

Berdasarkan informasi dari Bu Purwati, ditahun 2018 ini komponen akan mengalami revisi.  Jadi ada kemungkinan ada perubahan meski tidak semuanya.

Hasil dari sinau akreditasi ini sangat bermanfaat bagi pengelola UPT Perpustakaan. Terutama untuk menyiapan diri memahami cara, strategi dan kiat sukses akreditasi perpustakaan sebagaimana yang pernah dilakukan di UPT Perpustakaan UMP.

Semoga tahun 2019 UPT Perpustakaan sukses merealisasikan sasaran mutu UPT dengan akreditasi A. Amin ya Rabbal Alamin.

 


Back-kembali